Mahasiswa Jelajahi 154 Kawasan Transmigrasi, AHY Sebut Ini Laboratorium Nyata Bangsa

oleh -127 Dilihat
oleh
Ahy Di Patriot Move 2026
Menko Infrastruktur AHY berlari bersama peserta Patriot Move 2026 di kawasan Car Free Day Jakarta, Sabtu (17/5/2026).

JAKARTA — Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia turun langsung ke kawasan-kawasan transmigrasi pelosok negeri. Bukan untuk wisata, melainkan untuk meneliti dan memberi masukan kepada pemerintah.

Itulah gambaran program Transmigrasi Patriot yang dijalankan Kementerian Transmigrasi. Tahun lalu, Tim Ekspedisi Patriot 2025 berhasil menjangkau 154 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebut program ini bukan sekadar kegiatan biasa. Ia menilai kawasan transmigrasi seharusnya menjadi tempat belajar dan bereksperimen secara nyata bagi bangsa ini.

“Indonesia itu luas. Dengan hadirnya Tim Ekspedisi Patriot, kita mendapatkan gambaran langsung dari lapangan. Bahkan kawasan transmigrasi harus menjadi laboratorium nyata bagi bangsa ini,” kata AHY.

AHY menyampaikan hal itu saat mengikuti kegiatan Patriot Move 2026 di kawasan Car Free Day Jakarta, Minggu (17/5/2026). Ia berlari bersama Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Ferry Noor, serta ribuan peserta dari kalangan pelajar, peneliti, dan mahasiswa.

Para mahasiswa yang ikut ekspedisi itu menghadapi kondisi yang tidak mudah di lapangan. Ada daerah yang kekurangan air bersih, listrik pun tidak selalu menyala.

“Mereka datang ke daerah-daerah yang tidak mudah, susah air, listrik tidak selalu menyala, dan banyak tantangan lain di lapangan. Namun justru dengan keseriusan itulah mereka melakukan riset dan memberikan masukan yang berharga bagi pemerintah,” ungkap AHY.

Hasil penelitian para mahasiswa itu, menurut AHY, langsung berguna bagi pemerintah untuk menentukan daerah mana saja yang perlu mendapat perhatian dalam pembangunan.

“Masukan langsung dari lapangan sangat kami apresiasi. Ini membantu kami memetakan daerah-daerah yang perlu mendapat perhatian, termasuk dalam sektor pembangunan infrastruktur,” tandasnya.

Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.