JAKARTA – Pemerintah melihat Kalimantan punya peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru nasional. Kuncinya ada pada pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan ketersediaan sumber daya manusia unggul.
Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat menerima kunjungan jajaran Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di kantornya, Jakarta, Senin (13/4/2026).
AHY menilai ITK punya peran strategis dalam mencetak SDM berkualitas sekaligus mendorong riset dan inovasi yang dibutuhkan Kalimantan.
Ia menegaskan bahwa tantangan terbesar saat ini bukan sekadar mengelola kekayaan alam, melainkan mengolahnya agar memberi nilai tambah nyata bagi masyarakat.Pertemuan dipimpin Rektor ITK, Prof. Dr. Agus Rubiyanto, dan membahas pengembangan ITK sebagai perguruan tinggi teknologi unggulan di Kalimantan.
Kedua pihak juga menjajaki kerja sama strategis untuk mendukung pembangunan wilayah.AHY menyebut pembangunan infrastruktur tidak boleh berhenti pada fisik semata.
“Infrastruktur harus mampu memberikan kontribusi langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk mengurangi kemiskinan, menekan ketimpangan, dan membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya.
Untuk mencapai itu, AHY mengatakan Kemenko Infrastruktur menerapkan pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan komunitas dalam setiap kebijakan pembangunan.
Ia juga menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan harus berjalan beriringan. Menurutnya, konsep kemakmuran dan keberlanjutan tidak bisa dipisahkan dalam setiap keputusan pembangunan.
Dalam pertemuan itu, pihak ITK menyampaikan undangan kepada AHY untuk hadir dan memberikan orasi ilmiah pada Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-12 ITK.
AHY diakhir pertemuan menyatakan komitmennya untuk menjalin kolaborasi dengan ITK beserta perguruan tinggi lain. Ia berharap ITK bisa tumbuh menjadi pusat pengembangan teknologi yang menggerakkan kemajuan Kalimantan.
Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.





