JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meminta kalangan akademisi aktif berkontribusi dalam menyelesaikan masalah kehutanan, agraria, dan tata ruang di Indonesia.
Permintaan itu disampaikan AHY saat menerima kunjungan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) di kantornya, 13 April lalu.
Menurut AHY, tiga isu itu harus diselesaikan dengan pendekatan berbasis riset dan data agar hasilnya adil dan punya kepastian hukum bagi masyarakat.
“Isu kehutanan, agraria, dan tata ruang harus diselesaikan dengan pendekatan riset dan data agar menghadirkan keadilan serta kepastian hukum bagi rakyat,” ujar AHY.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Indonesia tidak boleh hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tapi juga harus menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami berkomitmen memastikan infrastruktur tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.
AHY menyebut Indonesia sebagai negara kepulauan membutuhkan kerja sama yang solid dari semua pihak agar pembangunan berjalan seimbang.
Ia pun menyambut baik masukan dari akademisi sebagai bagian dari upaya itu.
Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.





