Tol Prambanan-Purwomartani Disulap Jadi Koridor Hijau, AHY: Bukan Sekadar Beton

oleh -35 Dilihat
oleh
Ahy Tanam Pohon Di Koridor Tol Prambanan Purwomartani
Menko Infrastruktur AHY menanam pohon di koridor Tol Prambanan–Purwomartani, Sleman, DIY, dalam gerakan nasional pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Biru, Hari Bumi.

SLEMAN – Koridor Tol Prambanan-Purwomartani di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dijadikan percontohan pembangunan infrastruktur ramah lingkungan. Di sana, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan penanaman pohon dalam rangka gerakan nasional pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Biru (RTHB), bertepatan dengan Hari Bumi.

AHY menegaskan, jalan tol ke depan tidak boleh hanya dipandang sebagai sarana jalan semata. Kawasan di sepanjang tol dinilainya punya potensi besar untuk menjadi koridor hijau yang menekan emisi karbon sekaligus memperbaiki kualitas udara.

“Kita tidak ingin pembangunan hanya sekadar benda mati, tetapi harus mampu menghadirkan ekosistem yang sehat, resik, dan indah,” ujar AHY.

Menurutnya, penghijauan di area infrastruktur adalah langkah strategis di tengah ancaman perubahan iklim dan minimnya ruang terbuka hijau di perkotaan. Pemanfaatan lahan di sisi jalan tol untuk vegetasi dianggap sebagai solusi yang langsung terasa dampaknya bagi lingkungan.

Ia juga menyinggung soal target emisi nol bersih yang kerap hanya berhenti di atas kertas.

“Net zero emission tidak boleh hanya menjadi jargon. Harus ada langkah nyata yang bisa dirasakan,” tegasnya.

Kegiatan ini masuk dalam visi Indonesia ASRI yang diusung Presiden Prabowo Subianto, sekaligus mendukung aturan tata ruang yang mewajibkan minimal 30 persen wilayah memiliki ruang terbuka hijau. AHY menekankan, kolaborasi lintas sektor mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, hingga dunia usaha menjadi kunci agar program ini bisa berjalan jangka panjang.

Di sisi lain, AHY memastikan pembangunan infrastruktur tetap berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Infrastruktur untuk menghadirkan kesejahteraan untuk semua. Tidak boleh ada yang tertinggal, tidak boleh ada wilayah yang tertinggal,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, Rektor Universitas Gadjah Mada Ova Emilia, perwakilan Kementerian PU, Kementerian Lingkungan Hidup, Pemerintah Daerah DI Yogyakarta, serta PT Jasamarga Jogja-Solo.

Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.