Dua Kader Senior Hengkang, Demokrat NTB Berbenah

oleh -56 Dilihat
oleh
Wakil Ketua I Dpd Partai Demokrat Ntb Syamsul Fikri
Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat NTB, Syamsul Fikri, saat memberikan keterangan terkait hengkangnya dua kader inti partai ke partai lain.

MATARAM — Dua kader utama Partai Demokrat NTB resmi meninggalkan partai Demokrat. Keduanya adalah Ahmad Ziyadi, yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua II DPD Demokrat NTB, dan H. Rais Ishak, kader senior yang sudah empat periode menjadi anggota DPRD.

Wakil Ketua I DPD Demokrat NTB, Syamsul Fikri, mengakui kepergian dua kader inti itu bukan hal yang bisa dianggap sepele. Ia menyebut kejadian ini harus dijadikan cermin bagi internal partai.

“Kepergian kader inti ini menjadi bahan introspeksi menyeluruh bagi Partai Demokrat. Kami harus mengevaluasi apa yang membuat kader memilih keluar dan bagaimana sistem pengkaderan ke depan bisa diperkuat,” kata Syamsul Fikri, Jumat (8/5/2026).

Syamsul Fikri menjelaskan, kader yang resmi bergabung dengan partai lain otomatis kehilangan statusnya di Demokrat tanpa perlu proses pemecatan.

“Begitu resmi bergabung dengan partai lain, maka otomatis sudah tidak lagi menjadi kader Partai Demokrat,” ujarnya.

Meski demikian, ia memastikan mesin kaderisasi Demokrat NTB tidak berhenti. Sejumlah tokoh baru dari Lombok Tengah, Lombok Utara, Sumbawa, dan Lombok Timur disebut telah bergabung ke partai ini.

Syamsul Fikri juga memastikan hubungan antarparpol tetap terjaga. Ia mengaku sudah langsung menghubungi Ketua PSI NTB, Lalu Budi Suryata, untuk menyampaikan selamat sekaligus menjaga komunikasi antarpartai.

Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.