KULON PROGO – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, baru mencapai 38 persen. Progres ini tertinggal 3–5 persen dari rencana awal.
Meski begitu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memastikan target penyelesaian Juni 2026 tetap bisa dikejar.
Untuk menutup ketertinggalan itu, sebanyak 840 pekerja kini dikerahkan di lokasi proyek kawasan Wonolopo. Jumlah tersebut akan terus ditambah dalam waktu dekat.
“Kita perlu dorong lebih cepat. Solusinya menambah pekerja dan memastikan setiap tahapan konstruksi berjalan efektif,” kata AHY melalui akun Instagram resmi @kemenkoinfra, Minggu (26/4/2026).
Pernyataan itu disampaikan usai AHY meninjau langsung lokasi pembangunan pada Jumat (24/4/2026). Ia menyebut penambahan alat berat dan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum juga menjadi kunci percepatan.
“Saya optimistis target penyelesaian pada Juni 2026 dapat dicapai,” ujarnya.
AHY dalam kunjungan tersebut didampingi Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah Nazib Faizal dan sejumlah staf khusus Menko.
Pemerintah berharap Sekolah Rakyat ini menjadi bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan di wilayah tersebut.
Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.





