Presiden Prabowo Segera Kunjungi Prancis, Bidik Kerja Sama Lebih Luas dengan Paris

oleh -47 Dilihat
oleh
Presiden Prabowo Subianto Bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron Di Istana Elysee Paris 14 April 2026
Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, Selasa (14/4/2026).

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan kembali mengunjungi Prancis dalam waktu dekat.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengumumkan rencana itu dalam konferensi pers di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Kunjungan ini menyusul pertemuan Prabowo dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada 14 April 2026 lalu.

Sugiono menyebut kedekatan pribadi antara Prabowo dan Macron menjadi modal penting dalam mempererat hubungan kedua negara.

Kunjungan kenegaraan itu diharapkan menghasilkan kemitraan strategis yang lebih luas dan komprehensif antara Indonesia dan Prancis.

Sugiono mengatakan rencana kunjungan tersebut masih dalam tahap pembahasan.

“Ini sedang dibahas sehingga diharapkan saat itu terjadi nanti cakupan kerja sama yang kita lakukan dengan Prancis juga akan menjadi lebih luas dan lebih strategis,” ujar Sugiono.

Ia berharap kunjungan itu bisa membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dari yang sudah berjalan saat ini.

Cakupan Kerja Sama Akan Diperluas

Pemerintah menargetkan kerja sama yang tidak lagi sekadar transaksi jual beli, melainkan mencakup alih teknologi dan penguasaan ilmu pengetahuan.

Hal ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo yang disampaikan langsung kepada Macron dalam pertemuan keduanya beberapa waktu lalu.

Sugiono membeberkan sejumlah isu yang dibahas Prabowo dan Macron dalam pertemuan empat mata di Paris.

“Kita memperoleh ataupun membeli alat-alat pertahanan yang cukup strategis dari Prancis, dan ini juga memiliki turunan bahwa kita harus juga bisa meningkatkan penguasaan teknologi terhadap alat-alat tersebut,” kata Sugiono.

Dari situ, muncul keinginan untuk memperluas kerja sama ke bidang pendidikan, terutama di sektor sains, teknologi, teknik, dan matematika atau STEM.