Wacana Tunda Pemilu Mirip Ide Lama Ruhut Sitompul yang Ditolak Taufik Kiemas

oleh -870 Dilihat
oleh
Syahrial Nasution
Syahrial Nasution

JAKARTA – Partai Demokrat mengingatkan kembali penolakan tegas almarhum Taufik Kiemas terhadap usulan perpanjangan masa jabatan presiden pada 2010 silam.

Hal itu menyusul munculnya wacana penundaan Pemilihan Umum 2024 yang disampaikan sejumlah ketua umum partai politik.

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution mengatakan usulan penundaan pemilu dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengingatkannya pada kasus serupa di masa lalu.

Kala itu, mantan Ketua MPR Taufik Kiemas menolak mentah-mentah ide yang disampaikan politikus Ruhut Sitompul.

“Main Pak Ruhut sendiri itu,” kata Taufik Kiemas saat acara buka bersama di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, 19 Agustus 2010.

Suami Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu tegas menolak usulan perpanjangan masa jabatan presiden karena bertentangan dengan UUD 1945.

Menurutnya, konstitusi sudah tidak ada celah lagi untuk diamandemen. Bahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menjabat saat itu juga menyatakan tidak berminat.

Syahrial menduga ketua umum partai koalisi yang kini mengusulkan penundaan pemilu terinspirasi dari ide Ruhut Sitompul.

Dia menekankan bahwa Taufik Kiemas sudah lama memperingatkan bahaya dari gagasan tersebut.

“Mungkinkah 3 ketum parpol pengusul perpanjangan jabatan presiden terinspirasi ide usang pendukung Pak Jokowi, Ruhut Sitompul?” tulis Syahrial di akun Twitter pribadinya, Minggu (6/3).

Wacana penundaan Pemilu 2024 berpotensi memperpanjang masa jabatan Presiden Joko Widodo.

Usulan ini terus menjadi perbincangan di kalangan elite politik hingga aktivis sejak disampaikan secara terbuka oleh Muhaimin Iskandar dan Zulkifli Hasan.

Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.