Dalam percakapan yang dipandu Gita Wiryawan, SBY mengungkapkan keprihatinan terhadap kondisi dunia yang semakin terpolarisasi.
Ia menilai ironis bahwa dunia justru terbelah ketika seharusnya bersatu menghadapi ancaman perubahan iklim.
“Dunia kita sedang tidak baik-baik saja. Ketegangan geopolitik, instabilitas keamanan, perang antarnegara, dan tragedi kemanusiaan terjadi di mana-mana,” katanya.
SBY menyebut bahwa fokus pada konflik geopolitik justru menjauhkan perhatian dunia dari upaya melawan perubahan iklim.
Padahal, kerja sama internasional merupakan kunci utama dalam mengatasi krisis lingkungan.
“Kalau situasi masih seperti ini, saya khawatir makin menjauh kesadaran dunia untuk melawan perubahan iklim. Yang ada hanya geopolitik, perang, ambisi, ego,” ungkapnya.
