Ia menekankan pentingnya gotong royong dalam menghadapi musibah. Prabowo meyakinkan pemerintah akan terus membantu mengatasi permasalahan akibat bencana.
Tinjau Pembangunan Jembatan Bailey
Sebelumnya pada siang hari, Prabowo meninjau jembatan bailey Sungai Garoga, Batang Toru. Ia melihat progres pembangunan jembatan dan area sekitar yang menjadi dampak bencana.
Prabowo didampingi sejumlah menteri, yakni Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, hingga KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak.
Turut hadir pula Mendagri Tito Karnavian, Menlu Sugiono, dan Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution.
Sambil berjalan melintasi jembatan, Prabowo mendengarkan penjelasan Maruli mengenai pembangunan. Ia sesekali berhenti untuk berdiskusi dengan jajaran yang mendampinginya.
Prabowo juga meninjau area sekitar lokasi yang masih menyisakan dampak bencana. Terlihat gelondongan kayu dan beberapa rumah rusak disapu banjir bandang, sementara sisa lumpur keruh masih ada di lokasi.
Sejumlah warga antusias melihat kehadiran Prabowo. Mereka berkerumun berteriak memanggil presiden.
Di akhir peninjauan, Prabowo menyapa warga dan bersalaman dengan mereka. Ia juga menyapa aparat gabungan yang membangun jembatan sambil bertanya mengenai progres pembangunan dan memberikan semangat.
Pemulihan Berjalan Cepat
Presiden Prabowo menyatakan dalam sebulan terakhir banyak kemajuan yang dihasilkan meski menghadapi tantangan. Di wilayah Tapanuli Selatan, tidak ada lagi desa yang terisolasi.
Gubernur Sumatera Utara melaporkan dari puluhan desa yang terdampak, kini tinggal lima desa yang masih terputus.
Pembangunan jembatan yang biasanya membutuhkan waktu tiga minggu hingga satu bulan, berhasil diselesaikan dalam 10 hari.
Prabowo berterima kasih atas kerja sama semua lembaga yang terlibat seperti TNI-Polri, masyarakat, BNPB, dan Kementerian PU.
Ia juga menegaskan pembantu-pembantunya akan terus bergantian ditugaskan mengecek perkembangan daerah terdampak.




