Prabowo Sebut Atap Seng ‘Lambang Degenerasi’, Desak Kepala Daerah Ganti dengan Genteng

oleh -536 Dilihat
oleh
Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyebut atap seng sebagai lambang degenerasi atau kemunduran bangsa. Dia mendesak seluruh kepala daerah untuk mengganti atap seng dengan genteng dalam dua sampai tiga tahun ke depan.

Presiden Prabowo menyoroti hampir semua kota, kecamatan, dan desa di Indonesia masih banyak menggunakan atap seng. Padahal atap seng membuat penghuni rumah kepanasan dan mudah berkarat.

“Saya lihat, semua kota, kecamatan, hampir semua desa kita, maaf ya banyak genteng dari seng. Seng ini panas untuk penghuni, seng ini juga berkarat,” kata Presiden Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026).

Menurut Presiden, karat yang muncul di atap seng melambangkan degenerasi. Dia tidak ingin Indonesia terlihat seperti negara yang mengalami kemunduran, melainkan negara yang bangkit dan kuat.

“Karat itu lambang degenerasi. Saya berharap dalam 2-3 tahun Indonesia tidak akan kelihatan lambang degenerasi. Bukan lambang kebangkitan. Indonesia bangkit. Indonesia harus kuat,” tegas Prabowo.

Presiden juga menyoroti aspek estetika. Menurutnya, Indonesia tidak mungkin tampil indah jika semua atap rumah masih menggunakan seng. Keindahan menjadi penting untuk meningkatkan daya tarik Indonesia di mata dunia.

Presiden Prabowo mengajak kepala daerah untuk serius menjalankan program gentengisasi. Bupati dan wali kota yang mau membuat daerahnya indah dipersilakan bergabung. Sebaliknya, yang tidak mau terserah mereka.

“Ini serius ya. Bupati wali kota yang tidak mau kotanya indah terserah. Yang mau, ayo bersama kita bikin kotamu indah, kecamatanmu indah, desamu indah,” kata Presiden Prabowo.

Untuk mendukung program ini, pemerintah akan membantu kepala daerah sebelum dan sesudah pelaksanaan gentengisasi. Presiden menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk menyukseskan program ini di seluruh Indonesia.

Presiden juga menyinggung industri aluminium yang selama ini memproduksi atap seng. Dia secara tegas menginginkan semua atap di Indonesia menggunakan genteng, bukan seng lagi.

“Maaf, saya tidak tahu ini dulu industri aluminium dari mana. Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng ya. Jadi ini gerakannya adalah gerakan proyek gentengisasi,” jelas Prabowo.

Dia menyebut rakyat Indonesia harus bahagia tinggal di rumah yang layak dan indah. Program gentengisasi menjadi salah satu langkah konkret untuk mewujudkan hal tersebut.

“Indonesia harus indah. Rakyat kita harus bahagia,” kata Presiden Prabowo.

Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.