Polda Metro Jaya Proses Laporan Hoaks Soal SBY, Ada Upaya Fitnah Terstruktur!

oleh -186 Dilihat
oleh
Sby Save Our World 3
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengkritik sikap pemimpin dunia yang menganggap isu penyelamatan bumi sebagai hoax atau fakenews.

Dia menambahkan, tuduhan bahwa SBY dalang di balik isu ijazah Presiden Jokowi juga sama sekali tidak berdasar.

“Tidak ada satu pun bukti yang menghubungkan Pak SBY dengan isu tersebut. Tapi akun-akun ini menulis seolah-olah itu fakta. Ini fitnah yang sangat serius,” jelasnya.

Hoaks Rusak Kualitas Diskusi Publik

Syamsul Fikri menyoroti bahaya penyebaran informasi bohong di media sosial yang kini makin masif. Menurutnya, hoaks tidak hanya merugikan individu yang menjadi sasaran, tetapi juga merusak kualitas diskusi publik secara keseluruhan.

“Ruang digital seharusnya jadi tempat bertukar pikiran yang sehat. Tapi kalau sudah dipenuhi konten sampah seperti ini, bagaimana mau diskusi? Yang ada malah saling serang berdasarkan informasi bohong,” ujarnya.

Dia mencontohkan, tuduhan bahwa SBY pingsan dan dilarikan ke rumah sakit adalah contoh nyata bagaimana pembuat konten menciptakan drama yang tidak ada. “Ini namanya membuat sensasi untuk mengejar viewer. Tapi dampaknya sangat buruk, karena menyesatkan publik dan mencemarkan nama baik orang,” jelasnya.

Syamsul mengingatkan, dalam era digital seperti sekarang, masyarakat perlu lebih kritis memilah informasi. Sayangnya, algoritma media sosial justru sering memperkuat penyebaran konten sensasional tanpa mempedulikan kebenarannya.

“Sebelum share, cek dulu. Jangan sampai kita jadi bagian dari rantai penyebaran hoaks. Kalau tidak yakin, lebih baik diam saja daripada ikut menyebarkan informasi yang belum jelas,” pesannya.

Syamsul Fikri juga mengingatkan, kebebasan berpendapat di media sosial tetap memiliki batasan hukum. Setiap orang bebas menyampaikan pandangan, tetapi tidak bebas menyebarkan kebohongan yang merugikan orang lain.

“Ini prinsip dasar hukum di mana pun. Kebebasan berpendapat itu ada, tapi tanggung jawab juga ada. Kalau sampai mencemarkan nama baik orang dengan informasi palsu, ya harus siap berurusan dengan hukum,” tegasnya.

Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.