Pokdarwis Bonjeruk, 7 Tahun Memberdayakan Pemuda-Pemudi Melalui Potensi Lokal

oleh -987 Dilihat
oleh
Persiapan Bondjeroek Culture Festival 2025
Persiapan Bondjeroek Culture Festival 2025 yang akan digelar 4-7 September di Desa Wisata Bonjeruk, Lombok Tengah, dengan menampilkan kegiatan budaya Sasak.

Usman mengatakan, pengelolaan sumber daya alam hendaknya dilakukan dengan pendekatan yang bijaksana.

“Kami juga selalu berusaha untuk sebijak mungkin dalam menggunakan sumber daya alam yang dimiliki, memanfaatkannya dan melestarikannya secara bersamaan,” jelasnya mengenai prinsip sustainability yang diterapkan.

Konsep pemberdayaan yang dikembangkan Pokdarwis Bonjeruk mencerminkan kearifan lokal dalam mengelola komunitas.

Setiap program dirancang tidak hanya untuk memberikan manfaat ekonomi jangka pendek, tetapi juga untuk memperkuat kohesi sosial dan identitas budaya masyarakat.

Menurut Usman, kolaborasi lintas generasi menjadi kekuatan utama dalam model pemberdayaan ini. Keterlibatan tokoh masyarakat, kaum wanita, dan berbagai elemen pemuda dalam berbagai kegiatan menciptakan sinergi yang kuat untuk pengembangan desa.

Keberhasilan Pokdarwis Bonjeruk dalam memberdayakan masyarakat selama tujuh tahun menjadi model yang dapat diadopsi oleh desa-desa lain. Pendekatan yang mengutamakan partisipasi aktif masyarakat dan pemanfaatan potensi lokal terbukti efektif dalam menciptakan perubahan positif.