“Lewat karya Pak SBY, seni dapat menjadi jembatan komunikasi lintas negara dalam menyuarakan isu global yang mendesak,” ujarnya.
Dia juga menyebut perjalanan 15 tahun lagu ini dari Oslo hingga panggung APEC, dan kini kembali ke Jakarta, menggambarkan komitmen SBY dalam isu perubahan iklim.
“Lagu ini mencerminkan sikap Indonesia dalam kepemimpinan global untuk isu perubahan iklim dan kelestarian lingkungan,” ucap IJU.
