BANDUNG BARAT – Pemerintah akan memindahkan dan membangun kembali 48 rumah warga yang terkena longsor di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat. Bencana tersebut terjadi pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan pemerintah bergerak cepat menangani dampak bencana.
“Alat-alat berat sudah dikerahkan. Menteri Pekerjaan Umum, Bapak Dody Hanggodo, sudah langsung saya koordinasikan dan beliau juga datang ke lapangan,” kata AHY, Rabu (28/1/2026).
Namun alat berat belum bisa bekerja maksimal karena kondisi tanah masih labil sehingga dikhawatirkan terjadi longsor susulan yang bisa membahayakan petugas. Sementara itu tim pencarian korban terus bekerja dengan hati-hati.
Hingga Senin (26/1), tim SAR gabungan sudah mengevakuasi 29 jenazah. Sebanyak 17 jenazah sudah berhasil dikenali identitasnya. Diperkirakan masih ada 61 korban tertimbun material longsor.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Suharyanto mengatakan jumlah rumah yang akan direlokasi masih bisa bertambah.
Angka 48 unit itu berdasarkan data sementara dan akan disesuaikan dengan kondisi lapangan.
Dalam satu hingga dua hari ke depan, warga terdampak akan dipindahkan ke hunian sementara.
Mereka juga akan menerima bantuan dana tunggu hunian sebesar Rp600 ribu per kepala keluarga setiap bulan.
Bantuan itu diberikan mulai Januari sampai Maret 2026, dan bisa diperpanjang jika rumah permanen belum selesai dibangun.
“Dana tunggu hunian itu bisa dimulai Januari, Februari dan Maret. Kalau sampai Maret rumah permanen belum selesai, akan diperpanjang,” ujar Suharyanto di Bandung Barat, Rabu (28/1).
Hunian sementara akan diutamakan untuk warga yang rumahnya rusak berat atau hilang.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan menyiapkan lokasi, baik di lahan fasilitas umum maupun meminjam lahan masyarakat yang cukup luas.
Untuk menentukan apakah suatu lokasi masih aman untuk ditempati, pemerintah daerah akan bekerja sama dengan BNPB melakukan kajian geologi.
Keputusan relokasi akan diambil berdasarkan hasil kajian tersebut demi keselamatan warga.
Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.
