OJK Diminta Dorong Ekonomi Rakyat di Tengah Lonjakan Keuangan Digital

oleh -127 Dilihat
oleh
Marwan Cik Asan 1
Marwan Cik Asan, anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat.

JAKARTA – Anggota DPR RI Marwan Cik Asan mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar lebih fokus memajukan ekonomi rakyat.

Hal itu disampaikannya saat melihat pertumbuhan keuangan digital yang sangat pesat, namun kondisi ekonomi masyarakat masih jauh dari sejahtera.

Politikus Partai Demokrat itu khawatir ada kesenjangan antara kemajuan teknologi keuangan dengan kesejahteraan masyarakat.

“Jangan sampai keuangan digital sudah tumbuh tinggi sekali, tetapi ekonomi rakyat itu jalan di tempat,” ujar Marwan dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR dengan pimpinan OJK di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1).

Marwan mengakui pertumbuhan sektor keuangan digital memang mengesankan. Aset dari penyelenggara teknologi keuangan tumbuh Rp652 miliar dengan jumlah pengguna mencapai 16,4 juta orang.

Sementara itu, nilai transaksi aset kripto mencapai Rp482 triliun dengan 20,19 juta konsumen.

Namun di sisi lain, Sekretaris Fraksi Demokrat ini menyoroti masalah ketenagakerjaan yang belum terselesaikan.

Lebih dari 7 juta orang Indonesia masih menganggur. Bahkan 30 juta orang hanya bekerja paruh waktu, dan lebih dari 55 persen pekerja masih bergantung pada sektor informal.

Marwan juga menyinggung soal pemutusan hubungan kerja yang terus terjadi. Dia menekankan banyak lulusan perguruan tinggi yang kesulitan mendapat pekerjaan.

Karena itu, dia meminta OJK menyusun program yang benar-benar berdampak pada penciptaan lapangan kerja di sektor riil.

Dia berharap pertumbuhan keuangan digital bisa dimanfaatkan untuk menghidupkan usaha mikro, kecil, dan menengah.

“Coba IAKD ini kita arahkan dari studi ini saja dulu, supaya inline dengan visi untuk pertumbuhan ekonomi. Ini kan jalannya sudah ada,” kata Marwan.

Marwan menegaskan pertumbuhan keuangan digital akan sia-sia jika tidak memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Apalagi kredit perbankan saat ini sedang mengalami penurunan.

“Bagaimana industri ini bisa tumbuh, sepesatnya tumbuh industri ini, sepesatnya juga kontribusinya untuk perekonomian masyarakat,” kata Marwan.

Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.

oleh
Penulis: Iqbal Md
Editor: Mahbub Karumbu