Nanang menekankan pentingnya kenyamanan wisatawan sebagai hal vital dalam pengembangan pariwisata. Ia meminta asosiasi pemandu wisata dan pelaku usaha lebih memperhatikan pengalaman pengunjung.
“Misalnya sopir pariwisata atau sopir Taxi Blue Bird, jangan sampai membuat onar di bandara. Wisatawan turun di bandara, tiba-tiba main nyelonong sana-sini. Itu buat orang enggak nyaman,” ucapnya.
Nanang juga mengingatkan pedagang untuk memberikan harga yang wajar kepada wisatawan.
“Nanti bule-bule tidak ada yang datang lagi kalau pasang harga yang tinggi,” tandas Nanang.
