Naik Kabel Sling, Menteri PU Temui Warga Dusun Terisolir di Bireun

oleh -190 Dilihat
oleh
Menteri Pu Tinjau Jembatan Rusak Di Bireuen
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau kondisi Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang yang rusak akibat banjir bandang di Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu (21/1/2026).

BIREUN – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo harus menggunakan kabel sling untuk mencapai Dusun Bivak, Kabupaten Bireun, Aceh. Dusun ini terputus akses jalan sejak banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah tersebut akhir November 2025.

Kunjungan Menteri PU pada Rabu (21/1/2026) ini bertujuan melihat langsung kondisi warga yang sudah dua bulan terisolir.

Di Bivak, Dody mendengar keluhan masyarakat setempat yang tidak hanya kehilangan akses jalan, tapi juga tidak mendapat penerangan listrik dari PLN.

Dody berjanji akan segera membangun sejumlah jembatan penghubung untuk mempercepat pemulihan pascabencana.

Dia meminta masyarakat bersabar karena pemerintah tengah mengupayakan pembangunan kembali seluruh akses yang rusak akibat bencana di Sumatra.

Pada hari yang sama, Menteri PU meresmikan pembangunan permanen Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang yang juga rusak diterjang banjir.

Jembatan ini merupakan jalur lintas Medan-Banda Aceh yang sangat vital.

Pembangunan dikerjakan oleh BUMN Adhi Karya bersama kontraktor lokal PT Krueng Meuh.

“Memang perkiraannya delapan bulan baru selesai. Namun, kita minta pembangunan jembatan permanen Kutablang Bireun ini dipercepat,” kata Dody.

Lewat konferensi video, Dody juga meresmikan tujuh pembangunan jembatan lain di Aceh, yaitu Jembatan Teupin Mane, Krueng Meureudu, Ulee Langa, Krueng Beutong, Pelang, Mengkudu I, dan Pante Dona.

Total ada 20 unit jembatan permanen yang sedang dibangun untuk menggantikan yang rusak.

Menteri PU menegaskan, fokus pembangunan diprioritaskan pada jembatan di jalur lintas terlebih dahulu. Setelah selesai, baru jembatan lain akan dikerjakan.

Selain jembatan, pemerintah juga akan memperbaiki aliran sungai, jalan, dan berbagai fasilitas publik lain yang rusak.

Dalam kunjungannya, Dody juga meninjau Jembatan Alue Limeng di Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, yang terputus total akibat longsor dan luapan sungai.

Dia memerintahkan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh untuk segera mencari jalur alternatif dan memprioritaskan pembangunan jembatan perintis.

“Konektivitas adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Dalam kondisi bencana, yang terpenting adalah memastikan akses tetap terbuka agar mobilitas warga, bantuan kemanusiaan dan distribusi logistik tidak terhenti,” ujar Dody dalam keterangannya, Kamis (22/1/2026).

Data dari Kementerian PU menunjukkan dampak bencana di Aceh cukup besar. Sebanyak 38 jalan nasional dan 16 jembatan nasional sempat terdampak, namun kini seluruhnya telah berfungsi kembali.

Sementara untuk infrastruktur daerah, 1.587 ruas jalan dan 615 jembatan terdampak.