“Bapak/Ibu yang punya gadget, harus mulai belajar Bahasa Jepang. Nanti setelah 3 tahun kerja, bisa kembali dan membangun daerahnya dengan ilmu yang dibawa pulang,” tegas Menteri.
Kunjungan ditutup dengan peninjauan calon lokasi pembangunan Mess Patriot yang berjarak 500 meter dari titik kegiatan utama.
Lokasi ini akan menjadi tempat tinggal sementara peserta Ekspedisi Patriot dan pusat logistik pembelajaran lapangan kawasan transmigrasi Sulawesi Barat.
Baca Juga:Warga Transmigrasi Tunggu Sertifikat Tanah 25 Tahun, AHY Soroti Masalah Infrastruktur di NTT
