Terkait pengembangan ekonomi, Menteri menyampaikan dukungan terhadap rencana ekspor cokelat Sulawesi Barat ke Jepang.
Ia juga mengungkap inisiatif kerja sama pelatihan tenaga kerja untuk Jepang dengan target gaji hingga Rp20 juta per bulan.
“Bapak/Ibu yang punya gadget, harus mulai belajar Bahasa Jepang. Nanti setelah 3 tahun kerja, bisa kembali dan membangun daerahnya dengan ilmu yang dibawa pulang,” tegas Menteri.
Kunjungan ditutup dengan peninjauan calon lokasi pembangunan Mess Patriot yang berjarak 500 meter dari titik kegiatan utama.
Baca Juga:Warga Transmigrasi Tunggu Sertifikat Tanah 25 Tahun, AHY Soroti Masalah Infrastruktur di NTT
Lokasi ini akan menjadi tempat tinggal sementara peserta Ekspedisi Patriot dan pusat logistik pembelajaran lapangan kawasan transmigrasi Sulawesi Barat.
Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.





