DEMOKRAT NEWS– Melani Leimena Suharli adalah politikus Partai Demokrat yang menjabat sebagai anggota DPR RI selama tiga periode dari 2009 hingga 2024. Ia juga pernah menjadi Wakil Ketua MPR mendampingi Taufik Kiemas pada periode 2009-2014.
Melani lahir di Jakarta pada 27 Januari 1951. Ayahnya adalah Johannes Leimena, seorang Wakil Perdana Menteri dan Pahlawan Nasional Indonesia yang juga pendiri Partai Kristen Indonesia.
Meski keluarganya berlatar belakang Kristen, Melani memeluk Islam. Ia memiliki biro perjalanan haji bernama Al-Amin Universal di Jakarta.
Karier Politik
Melani pertama kali terpilih sebagai anggota DPR pada Pemilu 2009 dari daerah pemilihan Jakarta II. Pada periode yang sama, ia juga dipercaya menjadi Wakil Ketua MPR.
Ia berhasil terpilih kembali pada Pemilu 2014 dari daerah pemilihan yang sama. Pada periode ini, Melani ditugaskan di Komisi VI DPR RI dan BKSAP.
Periode ketiga dimulai pada 2019 setelah meraih 36.157 suara dari Dapil DKI Jakarta II yang meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Luar Negeri.
Perjuangan untuk Perempuan dan UMKM
Melani aktif memperjuangkan isu-isu perempuan selama di parlemen. Pada 2015, ia mendorong RUU kekerasan seksual untuk dimasukkan dalam program legislasi nasional.
“Pemerintah harus mengumumkan darurat kekerasan seksual,” ujar Melani saat itu, dengan alasan meningkatnya kasus kekerasan seksual.
Pada 2018, Melani menyerukan peningkatan keterwakilan perempuan di DPR.
Ia juga meminta pemerintah menambah dana untuk Kementerian Koperasi dan UKM guna mendorong lebih banyak wirausaha.
Gagal di Pemilu 2024
Pada Pileg 2024, Melani kembali maju dari dapil yang sama dengan nomor urut 1.
Ia berhasil meningkatkan perolehan suaranya menjadi 61.046 suara, naik signifikan dari 36.157 suara pada 2019.
Namun, Melani gagal terpilih untuk periode 2024-2029. Kenaikan jumlah suara tidak otomatis menjamin kursi karena tergantung pada total suara partai dan pembagian kursi di daerah pemilihan tersebut.
Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.
