“Sudah saja bikin satu perjalanan ke depan, kayak Bali 100 tahun. Keren. Hanya pergantian orang, tapi programnya tetap dijalankan,” tegasnya.
Menurutnya, perubahan kebijakan secara drastis justru menyebabkan kemunduran.
Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut menggambarkan situasi itu dengan analogi gerakan yang tidak sinkron.
“Sudah bagus, karena ganti aturan mundur lagi. Mending mundurnya sama. Kalau ini maju dua langkah, tahu-tahu mundur lima langkah,” tukasnya.
Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.





