Koperasi Desa Merah Putih Bakal Dilengkapi Pabrik Genteng untuk Percepat Gentengisasi

oleh -286 Dilihat
oleh
Presiden Prabowo Subianto Saat Memberikan Keterangan Pers
Presiden Prabowo Subianto

JAKARTA – Pemerintah akan melengkapi Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia dengan pabrik genteng. Langkah ini diambil untuk mempercepat program gentengisasi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo mengatakan alat pabrik genteng tidak mahal. Bahan baku genteng juga mudah didapat karena berasal dari tanah yang dicampur dengan zat limbah lainnya.

“Alat-alat genteng itu, alat pabrik genteng itu tidak mahal. Genteng itu bahan bakunya dari tanah dan dengan dicampur dengan zat limbah lainnya bisa ringan dan kuat,” ujar Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026).

Dengan bahan baku dari tanah dan limbah, genteng yang dihasilkan bisa ringan sekaligus kuat. Hal ini membuat genteng lebih unggul dibanding atap seng yang mudah panas dan berkarat.

Strategi menempatkan pabrik genteng di koperasi desa dinilai tepat untuk menekan biaya produksi dan distribusi.

Genteng bisa diproduksi langsung di daerah sehingga mempercepat penyediaan material untuk program gentengisasi.

Presiden mengajak kepala daerah untuk serius menjalankan program ini. Pemerintah pusat siap membantu daerah yang mau membuat wilayahnya lebih indah melalui gentengisasi.

“Jadi saudara-saudara, kita akan bantu saudara sebelum gentengisasi, sesudah gentengisasi,” kata Prabowo.

Presiden menegaskan program gentengisasi bukan sekadar wacana. Kepala daerah yang tidak mau kotanya indah terserah mereka. Namun bagi yang berkomitmen, pemerintah pusat siap mendukung penuh.

Program ini menjadi bagian dari Gerakan Indonesia ASRI yang merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Gentengisasi masuk dalam kategori “Indah” untuk membuat lingkungan permukiman lebih tertata dan menarik.

Dengan produksi genteng berbasis koperasi desa, pemerintah berharap program ini juga bisa menggerakkan ekonomi lokal. Koperasi desa bisa menjadi motor penggerak industri genteng sekaligus menyerap tenaga kerja setempat.

Presiden menargetkan dalam dua sampai tiga tahun ke depan, Indonesia tidak lagi dipenuhi atap seng. Semua rumah diharapkan sudah menggunakan genteng yang lebih kuat, tidak panas, dan lebih indah dipandang.

Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.