Kemen PU Kerahkan Puluhan Alat Berat untuk Evakuasi Korban Longsor Cisarua

oleh -327 Dilihat
oleh
Alat Berat Kementerian Pu Di Lokasi Longsor Cisarua
Excavator Kementerian PU bekerja membersihkan material longsor dan mencari korban di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (1/2/2026). Foto: Humas Kemen PU

BANDUNG – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menurunkan puluhan alat berat dan fasilitas pendukung untuk mempercepat evakuasi korban bencana longsor di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat. Hingga Minggu petang, berbagai peralatan telah bekerja di dua titik evakuasi utama.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan timnya akan terus berada di lapangan sampai proses evakuasi selesai.

“Kami akan terus berada di lapangan dan memastikan seluruh peralatan bekerja optimal,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (2/2/2026).

Dody menjelaskan, prioritas utama adalah menyelamatkan korban dan membuka akses agar bantuan bisa tersalur dengan lancar.

Dia juga menyatakan Kementerian PU berkomitmen membantu pemerintah daerah menghadapi situasi darurat ini.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat mengirimkan delapan unit excavator ke area evakuasi A2.

Alat berat tersebut terdiri dari enam unit excavator PC 75 dan dua unit excavator PC 200 untuk membantu pencarian korban dan membersihkan material longsor.

Sementara itu, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum menurunkan lima unit excavator yang sudah beroperasi di area evakuasi A1.

BBWS Citarum juga menyediakan lima unit pompa air berkapasitas 16,7 liter per detik dan satu mobil tangki air berkapasitas 5.000 liter untuk membersihkan lumpur dan memenuhi kebutuhan air bersih.

BBWS Cimanuk-Cisanggarung turut memberikan dukungan dengan mengirim satu unit excavator mini PC 55 dan dua unit pompa air. Peralatan ini digunakan untuk mengatasi genangan dan lumpur di lokasi bencana.

Untuk keperluan pengungsi, Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Jawa Barat menyediakan fasilitas dasar.

Fasilitas tersebut meliputi 10 unit hidran umum berkapasitas 2.000 liter, tujuh unit toilet portable, dua mobil tangki air berkapasitas 4.000 liter, dan dua unit tenda hunian darurat.

Data Basarnas per Minggu (1/2/2026) pukul 18.00 WIB mencatat 158 orang terdampak bencana longsor Cisarua. Sebanyak 78 orang berhasil diselamatkan, sedangkan enam orang masih dalam pencarian.

Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.