Jalan Arteri Lembah Anai Ditarget Rampung Juli 2026

oleh -178 Dilihat
oleh
Menteri Pu Meninjau Proyek Jalan Lembah Anai
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau progres pengerjaan jalan arteri Lembah Anai bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, dan Bupati Tanah Datar Eka Putra, Rabu (28/1/2026).

PADANG – Pemerintah menargetkan perbaikan jalan arteri Lembah Anai di Sumatera Barat selesai pada Juli 2026. Proyek yang kini masih dalam pengerjaan ini akan dipercepat mengingat jalan tersebut merupakan jalur vital perekonomian masyarakat.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pihaknya akan terus mempercepat pengerjaan proyek ini.

Ia meninjau langsung lokasi proyek didampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, dan Bupati Tanah Datar Eka Putra.

“Kita terus kebut pengerjaannya, target kita bulan Juli nanti sudah selesai,” kata Hanggodo.

Saat ini jalan sudah dibuka dengan sistem tutup buka. Jalur dibuka mulai pukul 17.00 hingga 08.00.

Khusus untuk libur Lebaran nanti, jalan akan dibuka penuh minimal tujuh hari sebelum hingga tujuh hari setelah Idul Fitri.

Untuk mencegah putusnya jalan akibat bencana alam di kemudian hari, pemerintah akan mempercepat pembangunan jalan tol Sicincin-Bukittinggi.

Jalan tol itu nantinya akan menjadi jalur alternatif jika terjadi kondisi serupa.

Dody Hanggodo menjelaskan jalan arteri Lembah Anai merupakan urat nadi perekonomian Sumatera Barat. Ketika jalan ini terputus, perekonomian masyarakat ikut lumpuh.

Karena itu, keberadaan jalan tol Sicincin-Bukittinggi sangat penting sebagai jalur cadangan.

Selain meninjau Lembah Anai, Menteri Dody Hanggodo juga mengecek kondisi jalan di pasar Koto Baru.

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengusulkan pembangunan jalan alternatif untuk mengatasi kemacetan yang sudah terjadi puluhan tahun di wilayah tersebut.

Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan terima kasih atas kunjungan Menteri. Ia berharap pembangunan infrastruktur di daerahnya bisa segera tuntas.

Saat ini pemerintah daerah sudah membuka jalan baru, namun lebarnya hanya 2,5 meter.

“Jalan ini nantinya yang kita usulkan ke pak Menteri untuk diperlebar sehingga bisa dimanfaatkan untuk mengurai kemacetan disini,” ujar Eka Putra.

Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.