Iftitah Sulaiman Apresiasi Peran Hidayatullah dalam Pembangunan Kawasan Transmigrasi

oleh -266 Dilihat
oleh
Menteri Transmigrasi Buka Rakernas Hidayatullah 2026
Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara membuka Rapat Kerja Nasional Hidayatullah 2026 di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Jakarta, Senin (12/1/2025). Foto: hidayatullah.or.id/Bilal Tadzkir

JAKARTA – Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara memberikan apresiasi kepada Hidayatullah atas kontribusinya dalam membangun kawasan transmigrasi. Hal itu disampaikan saat pembukaan Rapat Kerja Nasional Hidayatullah 2026 di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Jakarta, Senin (12/1/2025).

Menurut Menteri Iftitah, peran Hidayatullah sangat membantu pemerintah dalam membangun sumber daya manusia di kawasan transmigrasi. Organisasi ini dinilai aktif dalam pendidikan, dakwah, pembentukan karakter, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Rakernas dihadiri pengurus dari 38 provinsi, termasuk organisasi pendukung seperti Muslimat Hidayatullah dan Pemuda Hidayatullah, serta pengelola badan usaha tingkat pusat.

Dalam sambutannya, Menteri Iftitah menjelaskan bahwa transmigrasi kini tidak lagi sekadar memindahkan penduduk. Program ini telah berubah menjadi alat pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Transmigrasi hari ini bukan sekadar memindahkan orang dari satu daerah ke daerah lain. Transmigrasi adalah instrumen pembangunan nasional untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Iftitah.

Ia mengatakan, kunci keberhasilan pembangunan kawasan transmigrasi ada pada dua hal: meningkatkan produktivitas lahan dan kualitas sumber daya manusia. Untuk itu, pemerintah mendorong kerja sama antara masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, dan organisasi kemasyarakatan.

Menteri Iftitah melihat Hidayatullah memiliki visi yang sama dengan pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia menekankan bahwa membangun Indonesia harus dimulai dari membangun manusianya, termasuk jiwa, pola pikir, dan perilaku.

“Hidayatullah memiliki visi yang sejalan dengan negara, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Membangun Indonesia yang besar harus dimulai dengan membangun manusianya, membangun jiwa, pola pikir, dan perilaku,” tegasnya.

Menteri Iftitah menambahkan, pendidikan yang dimaksud bukan hanya di sekolah. Pendidikan juga berarti membentuk cara berpikir dan karakter, yang menjadi dasar kemajuan bangsa.

Ia juga memaparkan program strategis Kementerian Transmigrasi, salah satunya Program Transmigrasi Patriot. Program ini mengajak generasi muda berpendidikan untuk ikut membangun kawasan transmigrasi. Peserta akan mendapat beasiswa S2 di tujuh perguruan tinggi terbaik nasional dengan sistem belajar yang langsung turun ke lapangan dan mengabdi kepada masyarakat.

Menteri Iftitah menegaskan, kebijakan transmigrasi ke depan akan fokus pada pemberdayaan masyarakat lokal. Mereka harus menjadi penerima manfaat utama dari pembangunan yang dilakukan.

“Yang kita dorong sekarang adalah transmigrasi lokal. Masyarakat setempat harus menjadi aktor utama pertumbuhan ekonomi. Lapangan kerja harus memberi manfaat pertama dan utama bagi masyarakat lokal,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Iftitah juga mengusulkan pentingnya standarisasi dan sertifikasi dai di Indonesia. Ia menilai dakwah adalah pekerjaan yang membutuhkan keahlian, sehingga perlu standar dan kompetensi yang jelas agar dakwah berkualitas dan menjaga persatuan bangsa.

“Dai adalah profesi yang membutuhkan keahlian. Dengan standar dan sertifikasi, dakwah akan lebih berkualitas, moderat, dan mampu menjaga persatuan Indonesia,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Menteri Transmigrasi resmi membuka Rakernas Hidayatullah 2026. Ia berharap kegiatan ini menghasilkan keputusan dan program yang bermanfaat, tidak hanya bagi Hidayatullah tetapi juga bagi bangsa dan negara.

Rakernas Hidayatullah 2026 menjadi forum penting untuk merumuskan arah gerakan organisasi dalam memperkuat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat di seluruh Indonesia.

Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.