Hari Ini, Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi

oleh -262 Dilihat
oleh
Presiden Tinjau Srma Margaguna Jaksel
Presiden Prabowo Subianto meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) Margaguna di Jakarta Selatan, Kamis (11/09/2025).

DEMOKRAT NEWS – Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi pada Senin (12/1/2026). Peresmian dilakukan di Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Prabowo berangkat dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pukul 08.30 WIB.

Ia didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Rombongan tiba di Banjarbaru sekitar pukul 11.00 WITA.

Sekretariat Presiden menyebut peresmian ini bagian dari komitmen pemerintah memperluas akses pendidikan yang merata.

Sekolah Rakyat disiapkan sebagai ruang belajar yang layak dan terjangkau untuk memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan.

Program ini juga menjadi instrumen untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Sejak beroperasi secara bertahap pada Juli-September 2025, Sekolah Rakyat sudah berdiri di 166 titik dengan kapasitas lebih dari 15 ribu siswa.

Kementerian Pekerjaan Umum akan melanjutkan pembangunan tahap II di 104 lokasi di seluruh Indonesia.

Menteri PU Dody Hanggodo menyebut Sekolah Rakyat sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/1/2026) lalu.

Pada tahap II, Sekolah Rakyat dirancang menampung 112.320 siswa melalui 3.744 rombongan belajar.

Rinciannya terdiri dari 1.872 rombongan SD, 936 rombongan SMP, dan 936 rombongan SMA.

Setiap lokasi memiliki kapasitas 1.080 siswa yang terdiri dari 540 siswa SD, 270 siswa SMP, dan 270 siswa SMA. Dalam satu lokasi tersedia 36 rombongan belajar.

Pembangunan tahap II tersebar di berbagai wilayah. Pulau Sumatera mendapat 26 lokasi, Jawa 40 lokasi, Kalimantan 12 lokasi, dan Sulawesi 16 lokasi.

Kepulauan Maluku menerima empat lokasi, Papua tiga lokasi, serta Bali dan Nusa Tenggara masing-masing satu lokasi.

Seluruh sekolah dibangun di atas lahan 5 hingga 10 hektare yang disediakan pemerintah daerah.

Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.