Ia juga menilai pendekatan Gubernur Iqbal yang meminta NTB dimasukkan dalam Perpres 35 Tahun 2018 tentang pengolahan sampah menjadi energi adalah bentuk kepemimpinan yang responsif terhadap tantangan energi dan lingkungan daerah.
“Kita ingin daerah ini bukan hanya bersih dari sampah, tapi juga menghasilkan energi dari situ,” tegasnya.
IJU mengakui bahwa dirinya telah mendapat instruksi dari Ketua Umum Partai Demokrat, AHY, untuk mengawal dan menyukseskan pemerintahan Iqbal-Dinda di NTB.
“Ketua Umum kami memberi atensi besar di NTB dan memberi instruksi kepada saya agar menggerakkan seluruh potensi Partai Demokrat di NTB untuk mengawal dan menyukseskan program-program Iqbal-Dinda,” ujarnya.
IJU mengajak seluruh elemen politik, termasuk di DPRD NTB, untuk memberi dukungan lintas fraksi terhadap proyek-proyek infrastruktur strategis yang dibutuhkan daerah.
“Ini saatnya semua pihak kompak dan mengesampingkan sekat politik demi pembangunan NTB yang berkeadilan dan berkelanjutan,” kata IJU.
