JAKARTA – Partai Demokrat meminta semua pihak mengutamakan bantuan untuk korban banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Mereka juga meminta agar penyebaran informasi yang tidak benar dihentikan.
Kepala Badan Komunikasi Strategis sekaligus Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menegaskan keselamatan korban bencana harus menjadi prioritas utama saat ini.
“Di tengah bencana banjir yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, hal terpenting saat ini adalah keselamatan dan kebutuhan masyarakat yang terdampak,” kata Herzaky dalam pernyataan tertulis, Selasa.
Dia mengungkapkan banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan butuh makanan, air bersih, serta bantuan dasar lainnya.
Herzaky menyayangkan ada pihak yang justru memanfaatkan kondisi darurat untuk menyebarkan informasi tidak benar dan menyeret isu politik yang tidak relevan.
Hal itu dinilai hanya menambah kegaduhan dan mengalihkan perhatian dari mereka yang benar-benar butuh bantuan.
Ia menyinggung beredarnya informasi salah yang menyeret nama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.
Herzaky menegaskan rumor tentang kondisi kesehatan SBY dan tuduhan keterlibatan dalam isu pemalsuan ijazah Presiden Joko Widodo tidak benar.
Menurut Herzaky, perhatian publik seharusnya tidak dialihkan ke isu politik yang tidak berdasar.
Energi, waktu, dan sumber daya yang ada seharusnya digunakan untuk membantu korban bencana.
Herzaky mengajak masyarakat bersikap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.
Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu yang bisa memecah perhatian publik.
“Mari kita bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi dan bersama-sama mengutamakan kemanusiaan,” ujarnya.
Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.
