Depan Siswa SMAN 3 Medan, AHY Mengaku Pernah Kalah

oleh -213 Dilihat
oleh
Ahy Di Sman 3 Medan
Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku pernah kalah ketika berbagi pengalamannya di hadapan siswa SMAN 3 Medan, Jumat (23/1/2026). Namun, kekalahan itu tidak mematahkan semangatnya untuk terus mengembangkan diri.

MEDAN – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi SMA Negeri 3 Medan, Jumat (23/1/2026). Dalam kunjungan itu, dia berbagi cerita tentang pengalaman kalah dalam kompetisi politik.

Kunjungan AHY ke sekolah tersebut dilakukan di sela tugasnya meninjau pembangunan hunian untuk korban bencana di Sumatera. Di hadapan siswa-siswi, Ketua Umum Partai Demokrat itu menjawab berbagai pertanyaan dengan terbuka.

“Dalam hidup pasti kita punya masalah, saya juga demikian. Dalam perjalanan kadang kala tidak sesuai dengan harapan. Atau belum berhasil, bahkan kalah dalam sebuah kompetisi. Saya juga pernah kalah dalam kompetisi politik misalnya,” kata AHY saat menjawab pertanyaan siswa.

AHY menceritakan pentingnya berorganisasi sejak sekolah. Menurut dia, pengalaman organisasi bisa membentuk karakter yang tangguh dan tidak mudah menyerah.

AHY menyebut pengalamannya dulu sebagai Ketua OSIS saat bersekolah di SMA Taruna Nusantara Magelang. Dia juga menghabiskan 16 tahun di dunia militer yang mengajarkan banyak hal tentang ketahanan mental.

Membangun karakter kuat, menurut AHY, sangat penting untuk menghadapi berbagai masalah dalam hidup. Masa SMA adalah waktu yang sangat menentukan dalam membentuk kepribadian.

“Tadi saya berpesan, semangat pantang menyerah yang kita harapkan ketika menghadapi kegagalan dalam hidup. Termasuk juga pasti dalam sebuah perjalanan panjang kita akan menghadapi suka-duka, dan pasang surut,” jelasnya.

AHY mengaku optimistis melihat semangat generasi muda di dunia pendidikan. Dia berharap generasi ini bisa membawa Indonesia menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.

Putra Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu menyebut kecerdasan saja tidak cukup. Karakter unggul juga harus dibangun agar generasi muda siap menghadapi tantangan masa depan.

Sebagai Menko Infrastruktur, AHY juga menyoroti pentingnya pembangunan fasilitas sekolah. Infrastruktur pendidikan yang baik akan mendukung proses belajar mengajar menjadi lebih efektif.

“Saya sebagai Menko bidang infrastruktur dan pembangunan kewilayahan juga selalu menitikberatkan pentingnya membangun dan memperkuat infrastruktur untuk pendidikan,” ujarnya.

Dia menegaskan pemerintah fokus pada sumber daya manusia sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, membangun manusia berkualitas adalah kunci Indonesia menjadi negara maju.

Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.