ABEPURA – Partai Demokrat menargetkan merebut kembali 13 kursi bupati di Tanah Papua seperti kejayaan masa lalu.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) empat provinsi di Hotel Suni Abepura, Sabtu (29/11/2025).
Herman menyebut Papua sebagai salah satu basis kuat Demokrat. Partai berlambang Mercy ini pernah mencatat prestasi gemilang dengan menguasai 13 kursi bupati di wilayah tersebut.
“Rakerda ini bukan hanya menata mesin partai, tetapi memastikan kolaborasi pusat–daerah berjalan konsisten dan berkelanjutan,” katanya.
Rakerda yang diikuti pengurus dari Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan ini digelar hanya dalam persiapan sepuluh hari.
Ketua Panitia Apedius Mote mengatakan kecepatan persiapan menunjukkan soliditas internal partai.
Acara tersebut menghadirkan jajaran Dewan Pimpinan Pusat, kepala daerah, anggota DPRD, hingga pimpinan DPC empat provinsi. Forum ini menghasilkan rekomendasi fokus pada percepatan pembangunan Papua.
Sekretaris Panitia Herman Ade menyampaikan rekomendasi mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Demokrat di Papua berharap Menteri Koordinator Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono memastikan keberpihakan lebih besar untuk Papua.
“Demokrat melalui para menterinya, termasuk Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono, diharapkan memastikan keberpihakan lebih kuat terhadap pembangunan Papua, baik di bidang infrastruktur, peningkatan SDM, maupun pelayanan dasar,” jelasnya.
Gubernur Puji Soliditas Demokrat
Gubernur Papua Matius Fakhiri mengapresiasi Demokrat yang tetap solid meski Papua dimekarkan menjadi empat provinsi.
Ia menilai Demokrat masih menjadi kekuatan politik signifikan dengan kepercayaan masyarakat yang tinggi.
Fakhiri mengingatkan kejayaan Demokrat di era almarhum Lukas Enembe yang menempatkan banyak kader di posisi strategis.
Ia meminta partai ini terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan Papua yang sejahtera.
Gubernur juga meminta Sekjen Demokrat memberi ruang politik lebih besar bagi putra-putri Papua di parlemen provinsi dan nasional.
Ia menekankan stabilitas politik dan kepemimpinan berintegritas sebagai kunci transformasi Papua.
“Percepatan pembangunan tidak mungkin tercapai tanpa dukungan partai politik yang menjaga harmoni dan menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan kelompok,” katanya.
Sejumlah kepala daerah hadir dalam forum tersebut. Di antaranya Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy, Wakil Bupati Mamberamo Raya Kevin Totouw, serta wakil bupati dari Jayawijaya dan Dogiyai.
