Demokrat: OTT Bupati PPU Jadi Pelajaran Berharga untuk Pejabat

oleh -794 Dilihat
oleh
Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Masud
Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud yang terjaring OTT KPK terkait dugaan suap dan gratifikasi.

JAKARTA – Partai Demokrat menjadikan kasus operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud sebagai pembelajaran bagi pejabat.

Ketua Departemen Hukum dan HAM DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto menegaskan pentingnya pejabat menjaga integritas dalam menjalankan tugas.

“Pembelajaran berharga buat para pejabat, para pengguna anggaran dan kita semua, jangan main-main dengan uang rakyat, jangan main-main dengan jabatan dan kewenangan,” kata Didik kepada wartawan, Kamis (13/1/2022).

Didik mengingatkan pejabat wajib menghindari perilaku koruptif.

Siapa pun yang melakukan korupsi harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara pribadi.

“Jauhkan diri dari korupsi karena pemberantasan korupsi tidak akan berhenti. Siapa yang korupsi akan berakhir di bui,” ungkapnya.

Demokrat Kaget dan Prihatin

Didik mengaku kaget dengan penangkapan kadernya.

Partai Demokrat menyesalkan kejadian tersebut karena dinilai bertentangan dengan upaya membangun transparansi dan integritas.

“Sangat prihatin dan sangat menyesalkan kejadian ini. Di saat kami semua terus membangun transparansi, profesionalitas, akuntabilitas, dan zona integritas yang baik dalam aktualisasi politik, kejadian ini tentu sangat mengagetkan dan memprihatinkan kita semua,” tuturnya.

Meski begitu, Demokrat menyatakan menghormati proses hukum yang berjalan.

Partai tetap memegang asas praduga tidak bersalah dan berharap keadilan dapat diwujudkan melalui penegakan hukum yang transparan dan profesional.

KPK Tangkap 11 Orang

Ketua KPK Firli Bahuri membenarkan penangkapan Bupati Abdul Gafur Mas’ud pada Kamis (13/12/2021).

Penangkapan dilakukan terkait dugaan suap dan penerimaan gratifikasi.

“KPK melakukan tangkap tangan salah satu bupati di wilayah kaltim yaitu Bupati penajam paser utara,” kata Firli.

Total 11 orang ditangkap KPK di Jakarta dan Kalimantan Timur pada Rabu (12/1/2022).

Bupati Abdul bersama enam orang lainnya yang merupakan ASN Pemkab Penajam Paser Utara dan pihak swasta ditangkap di Jakarta.

Mereka kini menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.

Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.