Demokrat DKI Kunjungi Kelenteng Petak Sembilan, Salurkan Bantuan Revitalisasi

oleh -438 Dilihat
oleh
Mujiyono Kunjungi Vihara Dharma Bakti
Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono saat mengunjungi Vihara Dharma Bakti di Glodok, Jakarta Barat, Jumat (4/3/2022).

JAKARTA – Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono mengunjungi Vihara Dharma Bakti di Glodok, Jakarta Barat, Jumat (4/3/2022). Kelenteng yang dibangun pada 1650 ini merupakan kelenteng tertua di kawasan Pecinan Jakarta.

Mujiyono mengatakan kunjungannya merupakan bentuk konsistensi Partai Demokrat sebagai partai nasionalis dan religius. Dia ingin menjadikan kawasan Pecinan sebagai basis Demokrat.

“Hari ini, kita datang ke Vihara Dharma Bakti sebagai salah satu perwujudan Demokrat sebagai partai nasionalis dan religius,” ujar Mujiyono.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta itu menyerap berbagai aspirasi dari jemaat yang beribadah di kelenteng tersebut. Salah satu aspirasi yang disampaikan adalah soal revitalisasi kelenteng yang masih berlangsung akibat kebakaran pada 2015 lalu.

“Saya kira kelenteng ini tempat bersejarah yang harus dirawat dan patut mendapat perhatian semua pihak, termasuk pemerintah,” katanya.

Mujiyono menyalurkan bantuan untuk revitalisasi Vihara Dharma Bakti. Dia juga memakaikan jaket Partai Demokrat kepada pengurus yayasan, termasuk Ketua Yayasan Vihara Dharma Bhakti Shirley Wijaya.

Sebagai anggota DPRD DKI, Mujiyono berjanji akan memperjuangkan aspirasi jemaat ke Pemprov DKI Jakarta.

Dia menilai kawasan Petak Sembilan sudah menjadi daya tarik wisatawan mancanegara sehingga perlu dukungan pemerintah dalam penataan wilayah.

Vihara Dharma Bakti mengalami kebakaran hebat pada 2 Maret 2015 dini hari. Api baru padam pada pukul 04.25 WIB setelah 30 mobil pemadam dikerahkan. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil mencapai miliaran rupiah.

Hampir semua ruangan terdampak kebakaran. Namun, patung Dewi Kwan Im yang berusia sekitar 300 tahun berhasil diselamatkan.

Pihak yayasan terus melakukan revitalisasi di sejumlah sudut vihara. Sebagian besar sudah selesai dan bisa digunakan untuk beribadah, namun beberapa ruangan di bagian belakang masih dalam perbaikan.

Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.