Heriantono menargetkan penyelesaian konstruksi pada 2028 mendatang.
Proyek Strategis Nasional ini menjadi bagian dari 15 bendungan on-going yang dialokasikan dalam anggaran Direktorat Jenderal Sumber Daya Air 2026.
Pembangunan ini sejalan dengan Visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan dan ketahanan air nasional.
