AHY Ziarah ke Masjid Agung Demak yang Berusia 556 Tahun

oleh -437 Dilihat
oleh
Ahy Tabur Bunga Di Makam Sunan Ngudung
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menabur bunga di makam Sunan Ngudung, kompleks Masjid Agung Demak, Kamis (7/4), saat Safari Ramadhan 1444 H.

SEMARANG – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi Masjid Agung Demak, Jawa Tengah, Kamis (7/4) siang. Ini kunjungan keduanya ke masjid bersejarah tersebut setelah pertama kali datang pada 2019.

AHY tiba di Demak setelah menempuh perjalanan darat sekitar tiga jam dari Yogyakarta. Kunjungan ini bagian dari rangkaian Safari Ramadhan 1444 H yang ia jalani.

Alhamdulilah, hari ini saya kembali lagi ke Masjid Agung Demak yang begitu bersejarah. Usianya 556 tahun, lima setengah abad lebih, penuh dengan kemuliaan dan bisa dirasakan getarannya setiap kali berada di Masjid Agung Demak,” kata AHY.

AHY menjadi imam salat Dzuhur berjamaah bersama rombongan dan masyarakat yang juga berziarah.

Setelah salat, takmir masjid mengajak AHY naik ke lantai dua untuk melihat Soko Tatal, tiang kayu setinggi 11 meter buatan Sunan Kalijaga yang disambung serpihan kayu setinggi 6 meter.

Takmir masjid menjelaskan kepada AHY bahwa Soko Tatal melambangkan kebersamaan, persatuan, dan gotong royong.

Tidak banyak orang diizinkan naik ke lantai dua karena usia bangunan yang sudah tua.

AHY kemudian berziarah ke makam Sultan Trenggono, sultan ketiga Kerajaan Demak, yang berada di bangunan kecil samping masjid. Ia membaca sholawat dan Al Fatihah di sana.

Setelah itu, AHY menuju makam Raden Fatah, sultan pertama Demak, yang terletak di ruang terbuka bersebelahan dengan makam Raden Patiunus, sultan kedua. AHY menabur bunga sambil membaca doa.

Masjid Agung Demak yang berdiri di depan alun-alun kota ini merupakan salah satu masjid tertua di Pulau Jawa.

Masjid ini didirikan Raden Fatah bersama Wali Songo yang dikenal sebagai penyebar agama Islam di tanah Jawa.

AHY mengatakan Safari Ramadhan yang dilakukannya bertujuan membangun kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan di bulan suci Ramadhan.

Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.