BANDA ACEH – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mewajibkan seluruh kader DPD Demokrat Aceh menjaga perdamaian di Tanah Rencong.
“Wajib hukumnya bagi kader Partai Demokrat Aceh untuk sama-sama menjadi bagian dan elemen dalam menjaga perdamaian Aceh,” ujar AHY secara virtual ke Banda Aceh, Jumat malam.
Pernyataan itu disampaikan AHY saat melantik kepengurusan DPD Partai Demokrat Aceh periode 2021-2026. Ia mengingatkan Aceh kini menjadi wilayah yang damai.
AHY menegaskan kader Demokrat Aceh harus menjadi elemen penting untuk merawat perdamaian tersebut.
“Perdamaian yang kita perjuangkan, dan selalu ikhtiar bersama dengan darah, keringat dan air mata seluruh masyarakat Aceh,” katanya.
AHY juga menyebut peran Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam proses perdamaian Aceh. SBY dinilai menjadi sosok pemimpin yang telah berjasa bagi masyarakat Aceh.
“Beliau menitipkan salam kepada seluruh kader dan terutama masyarakat Aceh, dan berterima kasih atas doa masyarakat Aceh untuk kesembuhannya,” ujar AHY.
Menanggapi hal itu, Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Muslim, menegaskan komitmennya merawat perdamaian. Ia menyebut perdamaian di Aceh telah berlangsung selama 16 tahun.
Muslim menyatakan Demokrat Aceh mendukung penuh penguatan lembaga Wali Nanggroe. Lembaga tersebut merupakan salah satu kekhususan yang dimiliki Aceh.
Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.
