AHY Minta Kader Demokrat Tak Andalkan Survei Jelang Pemilu 2024

oleh -793 Dilihat
oleh
Ahy Beri Arahan Kepada Kader Demokrat
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan arahan kepada kader partai dalam bimbingan teknis yang diikuti ratusan anggota DPRD, Minggu.

JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan kader partainya untuk tidak hanya mengandalkan hasil survei menjelang Pemilihan Umum 2024. Peringatan ini disampaikan meski sejumlah survei menunjukkan kenaikan elektabilitas Demokrat sepanjang 2021.

“Survei adalah kompas atau barometer, tetapi untuk menang tidak cukup hanya survei,” kata AHY kepada anggota DPRD dari Partai Demokrat, Minggu.

AHY menginstruksikan kader yang menjadi anggota dewan perwakilan di daerah agar konsisten membantu rakyat. Ia juga meminta mereka menunjukkan identitas Demokrat sebagai partai nasionalis dan religius.

Putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu menyebut anggota DPR dan DPRD dari Demokrat sebagai aset partai. Karena itu, ia menekankan pentingnya kesamaan visi dan misi antara pengurus partai dengan wakil rakyat di parlemen.

AHY menegaskan Demokrat harus memenangkan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif secara bersamaan. Menurutnya, kemenangan di dua kontestasi itu akan membawa dampak positif bagi partai di pemilihan kepala daerah.

“Pilpres dan Pileg harus kita baca dalam satu tarikan napas yang sama. Insya Allah saat kita menang Pilpres dan Pileg, kita juga akan memenangkan Pilkada,” ucapnya.

Pesan Rendah Hati dan Strategi Kuda Hitam

Dalam bimbingan teknis yang diikuti ratusan anggota DPRD Demokrat pekan ini, AHY mengingatkan kadernya untuk tetap rendah hati. Ia meminta mereka tidak bersikap sombong meski elektabilitas partai meningkat.

AHY bahkan menggunakan istilah “kuda hitam” untuk menyemangati kader. Istilah ini merujuk pada pemenang yang tidak diperhitungkan lawan.

“Jangan merasa diri hebat. Lebih baik kita menjadi kuda hitam yang tidak diperhitungkan, tetapi menang,” ujarnya.

Koordinator Juru Bicara Demokrat Herzaky Mahendra Putra menjelaskan, ungkapan tersebut bertujuan menyemangati kader yang saat ini berada di luar pemerintahan.

“Ketum AHY menyemangati para anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat untuk jangan kecil hati meskipun saat ini Demokrat di luar kekuasaan dan mungkin tidak diperhitungkan,” kata Herzaky.

Herzaky mengingatkan sejarah kesuksesan Demokrat sebagai kuda hitam pada Pemilu 2004. Saat itu, partai yang baru didirikan berhasil meraih suara signifikan dan menang dalam pemilihan presiden.

Kesuksesan itu berlanjut pada Pemilu 2009 ketika Demokrat menjadi partai pemenang dengan perolehan suara terbesar. Pengalaman tersebut menjadi modal motivasi bagi kader menghadapi Pemilu 2024.

“Meski awalnya dianggap biasa saja, akhirnya Demokrat bisa mendulang kesuksesan sebagai partai terbesar dan pemenang pemilu pada 2009. Itu yang menjadi ikhtiar Demokrat,” ungkap Herzaky.

AHY diketahui rutin memberikan arahan kepada kader untuk mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik 2024. Ia menekankan pentingnya kerja keras dan pelayanan nyata kepada masyarakat, bukan sekadar mengandalkan angka survei.

Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.