AHY Luncurkan Gerakan Nasional Ruang Hijau dan Biru untuk Atasi Krisis Lingkungan Perkotaan

oleh -45 Dilihat
oleh
Ahy Canangkan Galang Rthb Di Tebet Eco Park
Menko Infrastruktur AHY saat pencanangan Gerakan Nasional Pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Biru (Galang RTHB) di Tebet Eco Park, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

JAKARTA – Pemerintah meluncurkan gerakan nasional untuk memperbanyak ruang terbuka hijau dan biru di seluruh kota Indonesia, sebagai respons atas meningkatnya ancaman banjir, polusi udara, dan kenaikan suhu di kawasan perkotaan.

Gerakan bernama Galang RTHB itu dicetuskan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam rapat koordinasi di Tebet Eco Park, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

AHY menyebut kota-kota Indonesia kini menghadapi tekanan nyata akibat urbanisasi. Tren global memperkirakan sekitar 70 persen penduduk dunia akan tinggal di perkotaan dalam waktu dekat.

“Kota-kota kita menghadapi tekanan nyata, mulai dari kenaikan suhu, penurunan kualitas udara, hingga risiko banjir akibat hujan ekstrem,” tegasnya.

Gerakan ini mencakup dua jenis ruang terbuka. Ruang hijau meliputi taman kota, hutan kota, dan jalur hijau yang berfungsi menyerap karbon dan menurunkan suhu. Ruang biru mencakup sungai, danau, waduk, dan kawasan pesisir yang berguna untuk mengendalikan banjir.

AHY menegaskan, pengembangan kedua ruang ini bukan sekadar program pemerintah biasa, melainkan kewajiban hukum. Aturan yang berlaku mewajibkan minimal 30 persen kawasan perkotaan berupa ruang terbuka hijau.

Program ini juga dikaitkan dengan target Indonesia mencapai net zero emission atau nol emisi karbon. Pemerintah menilai ruang hijau dan biru merupakan salah satu cara paling efektif untuk mengurangi emisi.

Pelaksanaannya akan menjangkau seluruh wilayah, dari Aceh hingga Papua, baik di kota maupun kabupaten. AHY menekankan tiga prinsip pelaksanaan, yaitu kolaboratif, berbasis data geospasial, dan terukur dampaknya.

Keberhasilan program dinilai dari manfaat nyata yang dirasakan warga, seperti berkurangnya banjir, udara yang lebih bersih, suhu kota yang turun, dan ekonomi lokal yang tumbuh.

“Kuncinya adalah bersama. Tidak ada satu institusi yang bisa menyelesaikan tantangan ini sendiri,” ujar AHY.

Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.