YOGYAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi Pondok Pesantren Al Munawir Krapyak, Rabu (6/4). Kunjungan ini menjadi bagian dari Safari Ramadan 1443 Hijriah di Yogyakarta.
AHY diterima langsung oleh Nyai Hj. Ida Fatimah Zainal, istri almarhum Kyai Zainal yang merupakan putra pendiri pesantren tersebut, KH. Muhammad Munawir.
Pesantren ini berdiri sejak 1911 dan menjadi yang tertua di Yogyakarta.
Kunjungan AHY ini memiliki makna mendalam. Semasa hidup, almarhum Kyai Zainal dekat dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan oleh SBY dianggap sebagai gurunya.
Sementara almarhum Ani Yudhoyono bersahabat baik dengan Nyai Ida.
“Sudah lama saya ingin ke Krapyak, namun baru sekarang ada kesempatannya,” kata AHY yang mengenakan baju muslim dan sarung bermotif parang khas Yogyakarta.
AHY menyampaikan bahwa pagi harinya ia sempat berbincang dengan SBY. Mantan presiden itu menitipkan salam untuk keluarga besar pesantren.
Nyai Ida menyambut hangat kedatangan putra SBY tersebut. Ia mengaku sangat senang ketika Ketua Departemen 8 DPP Partai Demokrat Munawar Fuad menelepon dan memberitahu rencana kunjungan AHY.
“Alhamdulillah masih ingat saya, dan almarhum Mbah Zainal,” ujar Nyai Ida di ruang tamu yang sederhana.
Perempuan itu kemudian menceritakan bahwa dirinya langsung membuka kitab setelah mendapat kabar kedatangan AHY. Ia menemukan hadis yang dirasa sangat pas dengan momen tersebut.
“Rasulullah Saw pernah bersabda Mas, peliharalah sahabat-sahabat dari orang tuamu, insyaa Allah besok di hari kiamat bersinarlah wajahnya,” kata Nyai Ida mengingatkan sabda Rasulullah.
Ia menambahkan bahwa silaturahmi akan menambah umur dan rezeki.
Nyai Ida bersama para kyai kemudian berdoa bersama untuk almarhum Ani Yudhoyono dan AHY.
Mereka juga mendoakan Indonesia agar menjadi negeri yang makmur dan baik di bawah lindungan Allah.
Sebelum meninggalkan pesantren, para santri baik laki-laki maupun perempuan secara spontan meminta foto bersama AHY. Mereka turut mendoakan kesuksesan pemimpin Partai Demokrat itu.
Ponpes Al Munawir Krapyak awalnya didirikan untuk menghafalkan Al-Quran. Kini pesantren tersebut berkembang pesat dengan ribuan santri.
AHY didampingi Wakil Sekretaris Jenderal Agust Jovan Latuconsina, Kepala Departemen Agama dan Sosial DPP Partai Demokrat Munawar Fuad, Kepala Badan Litbang Tomi Satryatomo, Ketua DPD Partai Demokrat DIY Erlia Risti, dan Sekretaris DPD Fuad Burhan.
Dari pihak pesantren, Nyai Ida didampingi pimpinan pengasuh KH. R. Abdul Hamid Abdul Qadir, Ketua Takmir Masjid Al Munawir Krapyak KH. Muhtarom Busyro, Imam Masjid KH. Fuad Asnawi, dan Ketua Yayasan Al Munawir Krapyak KH. Fairuzi Afiq Dalhar.
