AHY Jadi Tamu Kehormatan di Hari Republik India ke-77, Ini Pesannya untuk Dunia…

oleh -213 Dilihat
oleh
Ahy Hadiri Peringatan Hari Republik India Ke 77
Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan sambutan pada perayaan Hari Republik India ke-77 di JW Marriott Hotel Jakarta, Selasa (27/1/2026). Foto: India News Desk/Muhammad Daffa N Hakim

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengajak dunia mengembalikan nilai demokrasi dan prinsip moral sebagai pedoman bersama di tengah situasi global yang makin tidak stabil.

Pernyataan itu disampaikan AHY saat menghadiri peringatan Hari Republik India ke-77 di Jakarta, Selasa (27/1/2026) malam.

“Momentum ini tidak hanya menghormati sebuah konstitusi dan sebuah bendera, tetapi juga sebuah gagasan hidup bahwa sebuah bangsa yang besar dan beragam dapat memilih demokrasi, menjunjung pluralisme, dan melangkah maju dengan penuh keyakinan,” kata AHY.

Putra Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu menggambarkan kondisi dunia saat ini penuh gejolak. Persaingan antar negara makin tajam, kerja sama internasional sedang diuji, dan rantai pasokan global tengah ditata ulang. Ditambah lagi, krisis iklim datang lebih sering dan ketahanan energi jadi tidak pasti.

“Dunia bersifat volatil, penuh ketidakpastian, dan sarat dengan kejutan,” ujar AHY.

Dalam situasi seperti ini, AHY mengingatkan ajaran Mahatma Gandhi tentang kebenaran dan tanpa kekerasan tetap relevan sebagai panduan.

Menurutnya, nilai-nilai itu penting agar dialog tetap terbuka dan kerja sama berpijak pada prinsip yang benar.

“Ketika kebenaran dilemahkan, kepercayaan runtuh. Ketika pengendalian diri menghilang, eskalasi menjadi semakin mudah terjadi,” tegas AHY.

Ia juga menekankan bahwa hubungan antar negara harus dinilai dari dampak nyata, bukan hanya seremonial. Kemitraan sejati terlihat dari hasil yang bisa dirasakan rakyat dalam perdagangan, konektivitas, dan ketahanan pangan serta energi.

AHY menempatkan Indonesia dan India sebagai mitra strategis yang punya tanggung jawab besar sebagai negara demokrasi dan maritim. Di tengah dunia yang terpecah, kedua negara justru memilih untuk mendekat dan bekerja sama.

Hubungan Indonesia-India dalam beberapa tahun terakhir terus menguat. Hal ini ditandai kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke India dan keikutsertaan 352 personel TNI dalam parade Hari Republik India.

“Partisipasi 352 personel Tentara Nasional Indonesia, termasuk pasukan defile dan drumband Akademi Militer dalam parade Hari Republik India, merupakan sinyal publik yang jelas bahwa kemitraan kita dibangun atas dasar kepercayaan, hubungan antar-masyarakat, dan kerja sama antar-lembaga,” ungkap AHY.

Sementara itu, Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty menegaskan India memandang Indonesia sebagai mitra penting. Nilai perdagangan kedua negara hampir mencapai 30 miliar dolar AS pada 2025.

“India dan Indonesia adalah mitra selamanya,” kata Sandeep.

Jadi kolumnis di Demokrat News!
Tulis apa saja, gaya bebas sesukamu. Cerita-cerita keseharian, pemikiran, atau perasaanmu. Baca ketentuannya di sini.